Waspadai Peningkatan Kalori Usai Nikmati Hidangan Natal

Hari Natal dirayakan dengan berbagai kegiatan dan tradisi menyenangkan. Salah satunya makan bersama keluarga dan sahabat tercinta dengan menyantap berbagai kuliner nikmat dan menggugah selera yang tersaji di meja makan.

Mulai kue kering, makanan bersantan dan pedas hingga minuman manis. Banyaknya makanan dan minuman yang tersaji membuat banyak orang kalap dan menyantapnya dalam jumlah banyak tanpa memikirkan dampak kesehatan.

Padahal, makanan yang tersaji saat Natal mengandung banyak gula dan kalori yang bisa menyebabkan obesitas atau kegemukan. Selain itu, kalap mengkonsumi makanan juga menjadi faktor utama melonjaknya berat badan. Hal ini dibenarkan para ahli.

“Jumlah kalori pada kue mencapai 60 atau 70 kalori per buah. Makan 10 buah sama aja kita seperti makan siang. Makannya harus diperhatikan kalorinya,” kata DR dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH.

Bahkan, Carrie Regan selaku ahli gizi mengatakan bahwa pada hari Natal, seseorang bisa makan sekitar 6.000 kalori atau sekitar tiga kali rata-rata kebutuhan harian. Sayangnya, hal ini kerap tidak disadari oleh banyak orang.

“Biasanya ketika Anda berpikir tentang Thanksgiving atau Natal, Anda tenang saja karena itu cuma sehari,” ujar Regan seperti dilansir Globalnews.