Perawatan Mesolipo untuk Tubuh Ideal

loading…

Perawatan Mesolipo untuk Tubuh Ideal. (Ilustrasi).

JAKARTA – Tubuh kurus dan langsing merupakan idaman sebagian besar perempuan. Suntik kurus dengan prosedur yang aman dapat menjadi solusi untuk mendapatkan tampilan tubuh kurus dan ideal.

Menurut Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin ZAP Clinic dr Dara Ayuningtyas, sebuah survei di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa 91% perempuan merasa tidak puas dengan berat tubuhnya.

“Sementara itu, pengguna Google di Indonesia dua kali lebih banyak mencari informasi dengan keyword “ tips kurus” dibandingkan “tips kulit putih” dalam setahun terakhir,” ujar Dara dalam rilis yang diterima KORAN SINDO . Dia menambahkan, berat badan yang dirasa tidak ideal sering membuat perempuan tidak percaya diri.

Beragam cara ditempuh untuk mendapatkan bentuk tubuh langsing, termasuk cara berbahaya, seperti suntik kurus yang dilakukan sendiri. Saat ini cairan suntik kurus dapat ditemukan dengan mudah pada berbagai ecommerce.

“Cairan yang belum tentu terjamin keamanannya ini diperjualbelikan dengan rentang harga Rp150.000-Rp500.000,” kata Dara Suntik kurus bisa berakibat fatal jika dilakukan tanpa pengawasan tenaga medis.

Suntik kurus harus dilakukan dokter karena jaringan subkutan yang menjadi sasaran injeksi banyak mengandung pembuluh darah. “Jika salah sasaran suntik, efek yang timbul adalah lebam dan nyeri,” ungkap Dara.

Dalam jangka panjang, pembuluh darah bisa pecah dan mengakibatkan gangguan pada jaringan sekitarnya. Pada tingkat yang paling ekstrem, pasien yang terobsesi dengan tubuh kurus dapat menderita penyakit anoreksia.

Anoreksia adalah gangguan pola makan yang ditandai dengan menurunnya berat badan karena rasa takut berlebih atas kenaikan berat badan. Salah satu metode menurunkan berat badan yang aman secara medis, menurut Dara, adalah treatment mesolipo dari ZAP Clinic.Pada metode ini, dokter akan menyuntikkan cairan obat yang telah tersertifikasi BPOM untuk menghancurkan jaringan lemak berlebih di area lengan atas, perut, atau paha atas. Perawatan mesolipo terdiri dari beberapa tahapan.

Tahap awal perawatan ini adalah sesi konsultasi. Dokter akan melihat kemungkinan kontraindikasi pada pasien. Pasien yang memiliki penyakit HIV atau hepatitis menular belum dapat melakukan treatment ini.

“Selanjutnya, pasien akan diukur tekanan darahnya. Dokter mencermati apakah area yang akan ditindak bebas iritasi atau benjolan,” ujar Dara. Tahap selanjutnya yakni pengukuran lingkar lengan atas, perut, atau paha atas yang akan menjadi patokan untuk mengetahui efektivitas treatment. Kemudian, dokter menandai area dan titik-titik yang akan diinjeksi.

“Dokter membersihkan area yang akan ditindak dengan alkohol, selanjutnya melakukan injeksi dengan jarum berukuran kecil ke beberapa titik sasaran,” tutur Dara.

Untuk mendapat hasil signifikan, dokter menyarankan untuk melakukan perawatan mesolipo selama satu bulan atau empat kali suntik. Jika masih ingin mendapatkan hasil lebih maksimal, perawatan ini dapat dilakukan full selama tiga bulan.

“Dalam satu kali treatment, lingkar area dapat menyusut antara 1-4 cm. Cairan lemak yang hancur akan dikeluarkan melalui air seni atau keringat,” ucap Dara. (Dwi Nur Ratnaningsih)

(nfl)