5 Tempat Wisata Malaysia dengan Bujet Pas-pasan

Malaysia memiliki banyak tempat wisata, termasuk untuk mereka yang memiliki bujet pas-pasan. Soal makan enggak perlu khawatir. Hampit banyak tempat makan menawarkan harga murah dan rasanya luar biasa enak.

Gak cuma itu, Malaysia juga punya kemiripan dengan Indonesia, mulai makanan, budaya, dan rasnya. Seperti dilansir MoneySmart.id, Anda bisa menambah foto-foto keren di akun Instagram. Pasalnya tempat-tempat wisata ini memang sangat Instagramable! Simak ulasannya di bawah ini.

1. Ipoh, Perak

Ipoh merupakan salah satu wilayah yang terkenal dengan kopinya yang luar biasa maknyus! Di sini, gak sulit menemukan kedai-kedai kopi khas China maupun modern yang cukup terkenal Daftar Poker.

Dan memang gak dipungkiri, restoran China yang ada di Ipoh rasanya luar biasa enak. Sebut saja seperti Thean Chun, Dai Shu Geok, Greentown Dimsum Cafe, dan sebagainya.

Tapi asal kamu tahu, selain kopi dan chinese food, Ipoh juga punya pemandangan kota yang sangat indah. Selesai berwisata kuliner, kamu bisa mengunjungi tempat lain seperti Kellie’s Castle, Lost World of Tambun and Gunung Lang Recreational Park.

2. Melaka

Buat yang ingin melihat kota tua di Negeri Jiran, maka ada baiknya mengunjungi Melaka. Museum Kesultanan Melaka tampaknya jadi tempat wisata di Malaysia yang benar-benar wajib kamu kunjungi ketika main ke sana. Wajib lho ya!

Gak usah khawatir soal kuliner murah di sana. Kunjungi saja Ee Ji Ban Chicken Rice Ball, Kocik Chicken, Asam Pedas Claypot, Pak Putra Tandoori & Naan, dan masih banyak lagi.

Ketika kamu berada di sini, wajib juga buatmu untuk mencicipi Laksanya. Wah dijamin deh rasanya bakal bikin kamu mau balik ke sini lagi.

3. Johor BaruBuat yang bawa keluarga saat liburan ke Malaysia, Johor Baru tampaknya bakal jadi destinasi yang asyik. Dan saat weekend, wilayah ini bakal jadi tempat wisata yang paling asyik.

Di sini kamu bisa berburu kuliner dan belanja pakaian dengan harga murah! Kunjungi saja, KSL Night Market, Pasar Malam Johor Jaya, Pasar Karat, and Taman Bukit Indah Pasar Malam.

Kolaborasi Warna Cerah Menjadi Tren Busana Tahun 2019

Sejumlah desainer dari Pekan Mode Dunia seperti New York, London, Milan, Paris menghadirkan berbagai koleksi busana dengan warna-warna cerah. Permainan warna bold seperti merah, biru, kuning, dan pink fuschia banyak meramaikan tren busana di awal tahun 2019.

Warna cerah, cukup menjadi andalan di peragaan busana seperti di panggung New York Fashion Week (NYFW) Spring/Summer 2019. Rumah mode ternama seperti Oscar de la Renta, Pyer Moss, dan Carolina Herrera kompak menghadirkan warna kuning dengan berbagai gradasri misalnya kuning lemon ataupun kuning mustard.

Siluet feminin bervolume yang dihadirkan ketiganya terasa anggun. “Detail koleksi seperti aksesori veil dan embroidery menambah kesan classy,” ujar Chioma Nnadi Fashion News Director seperti yang dilansir dari vogue.com.

Meski dalam koleksi Pyer Moss, lebih banyak menampilkan koleksi gaun, namun dia juga menampilkan busana street wear. Kardigan panjang dengan tone warna kuning yang senada menjadikan koleksinya terlihat kasual. “Warna-warna cerah biasanya menjadi favorit para perempuan menjelang musim semi dan panas,” ujar Nnadi.

Di NYFW, cukup banyak desainer yang menampilan celana, misalnya saja Ralph Lauren, Jonathan Simkhai dan Prabal Gurung. Ketiganya kompak menghadirkan Cargo pants atau celana dengan detail banyak kantung. Celana yang menjadi fashion item dari era 1990-an ini ditampilakn Ralph Lauren Resort dalam warna tanah seperti hijau tua, cokelat, dan hitam.

Berbeda dengan Ralph Lauren Resort Prabal Gurung, lebih menghadirkan celana cargo dengan aksen tali dengan sentuhan warna neon, seperti skocking pink. Ada pun Jonathan Simkhai menghadirkan warna putih dengan aksesoris berupa ikat pinngang dari tali berwarna merah.

Celana juga ditampilkan desainer lain seperti Nanushka, Miaou, dan Maryan Nassir Zadeh. Para desainer menghadirkan celana biker pendek di atas lutut. Pilihan warna monokrom seperti hitam dan putih hingga warna terang seperti merah dengan motif garis-garis dihadirkan ketiganya.“Celana ini cukup serasi ketika berpadu dengan beragam atasan termasuk jas sekalipun,” ujar Nnadi.

Berbeda dengan NYFW yang lebih mengedepankan gaya strret wear dalam warna cerah, London Fashion Week (LFW) Spring/Summer 2019 menekankan gaya eksperimental dan avant-garde. Siluet-siluet feminim dihadirkan Simone Rocha dan Erdem.

Dalam koleksi terbarunya, Simone Rocha menghdairkan inpsirasi yang didapatnya dari latar belakang keluarganya yang berasal dari Hong Kong. Potongan bervolume dan detail cetak bunga menjadi ciri khas dari Simone Rocha. Aksesoris, berupa topi, veil, embroidery, dan motif lukisan perempuan Cina membuat koleksinya terlihat unik.

Sama halnya seperti Simone Rocha, Erdem juga menghadirkan siluet feminin dengan motif floral. Untuk koleksi terbarunya, dia menghadirkan gaya klasik Victoriana namun dalam warna pop seperti biru, kuning, pink, dan hijau. Meski didominasi kesan feminin, Erdem tak lupa memberikan sentuhan gaya maskulin lewat matador jacket, setelan jas, dan celana kulot. “Pada koleksi ini saya terinspirasi dari Thomas Ernest Boulton dan Frederick Park, dua tokoh cross-dresser Inggris dari abad ke-18,” ujar Erdem.

Sementara itu Milan Fashion Week (MYFW) Spring/Summer 2019 mengahdirkan busana dari label fashion ternama denga gaya desain yang ikonik. Duo desianer Domenico Dolce dan Stefano Gabbana melalui label Dolce & Gabbana menghadirkan kolesi yang classy dengan detail yang kaya. Busana dihiasi motif floral dalam warna bold seperti merah, hitam, dan emas.

Ada pun Prada justru membawa kembali kejayaan busana era 60-an dan 70-an melalui permainan warna dan motif print yang seru. Berbeda di koleksi sebelumnya, kali ini, Prada ingin mendobrak kesan klasik menjadi suatu yang lebih berani. “Label ini menghadirkan busana seperti cycling shorts, A-line tunics, baby doll dress, dan plunging bodysuits ,” ujar Nnadi.

Dari kota berikon Menara Eiffel, Paris Fashion Week (PFW), para desainer menghadirkan selebrasi warna-warna cerah. Deretan rumah mode ternama seperti Gucci, Channel, Balenciaga, dan Velentino kompak menghadirkan permainan warna bold seperti merah, biru, kuning, dan pink fuschia. “Gaya one shoulder, garis tegas pada shoulder pad blazer, dan aksen ruffles akan mendominasi dan akan banyak hadir di musim semi nanti,” ujar Demna Gvasalia, Direktur Kreatif Balenciaga.

Warna hitam dan putih pun masih akan tampil dominan. Meski menggubnakan warna monokrom namun Loewe, Balmin, dan Celine mensiasati agar terlihat fashionable dengan potongan geometris dan bervolumee.

Waspadai Peningkatan Kalori Usai Nikmati Hidangan Natal

Hari Natal dirayakan dengan berbagai kegiatan dan tradisi menyenangkan. Salah satunya makan bersama keluarga dan sahabat tercinta dengan menyantap berbagai kuliner nikmat dan menggugah selera yang tersaji di meja makan.

Mulai kue kering, makanan bersantan dan pedas hingga minuman manis. Banyaknya makanan dan minuman yang tersaji membuat banyak orang kalap dan menyantapnya dalam jumlah banyak tanpa memikirkan dampak kesehatan.

Padahal, makanan yang tersaji saat Natal mengandung banyak gula dan kalori yang bisa menyebabkan obesitas atau kegemukan. Selain itu, kalap mengkonsumi makanan juga menjadi faktor utama melonjaknya berat badan. Hal ini dibenarkan para ahli.

“Jumlah kalori pada kue mencapai 60 atau 70 kalori per buah. Makan 10 buah sama aja kita seperti makan siang. Makannya harus diperhatikan kalorinya,” kata DR dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH.

Bahkan, Carrie Regan selaku ahli gizi mengatakan bahwa pada hari Natal, seseorang bisa makan sekitar 6.000 kalori atau sekitar tiga kali rata-rata kebutuhan harian. Sayangnya, hal ini kerap tidak disadari oleh banyak orang.

“Biasanya ketika Anda berpikir tentang Thanksgiving atau Natal, Anda tenang saja karena itu cuma sehari,” ujar Regan seperti dilansir Globalnews.

Tren Riasan Mata untuk Meriahkan Natal dan Tahun Baru

Menyambut Hari Natal dan Tanun Baru, beragam tren kecantikan terus bermunculan, termasuk di media sosial, mulai yang unik hingga tak masuk akal. Anda pun bisa memilihnya sesuai karakter dan kepribadiaan.

Dilansir Allure, seperti yang terbaru adalah riasan mata gemerlap untuk Natal dan Tahun Baru. Tren ini menampilkan riasan mata dengan sentuhan Natal, seperti menggunakan eyeshadow warna hijau yang menjadi ciri khas riasan ini.

Untuk menambah kesan gemerlap pada penampilan, gunakan glitter dan ornamen-ornamen khas Natal menggunakan eyeliner warna-warni. Riasan ini akan memeriahkan perayaan Hari Natal dan momen Tahun Baru. Tren ini pertama kali dipopulerkan beauty influencer bernama Ashley Strong.

“Tampilannya cukup mudah untuk dibuat bila Anda meluangkan waktu,” kata Ashley yang berprofesi sebagai pegawai ritel.

Ashley terinspirasi melalui karangan bunga Natal berukuran besar yang menggantung setiap tahunnya untuk para pelanggan. Kemudian ia berkreasi dan mencoba untuk mengaplikasikannya IDN Poker. Ashley memulai mengaplikasikannya pada area mata.

“Aku menatap karangan bunga tersebut, sepanjang hari, memikirkan ide apa yang bagus untuk diaplikasikan kemudian diunggah di akun Instagram,” jelasnya.

Pertama, dia memulai dengan membuat lengkungan pada bagian kelopak mata dengan eyeshadow warna hijau. Namun ini bukanlah suatu keharusan. Menurut Ashley, pada tahap ini bisa diaplikasikan sesuai keinginan.

“Ini bisa diaplikasikan sesuai keinginan Anda. Karena lipatan mataku besar jadi aku membuat kreasi pada bagian tersebut,” ungkapnya.

Setelah eyeshadow, Ashley mengaplikasikan beragam ornamen Natal menggunakan bantuan aplikator riasan mata. Mulai dari aksen glitter, sentuhan warna emas, putih, dan merah khas Natal. Tren ini telah diikuti banyak beauty influencer dengan mengunggah hasil kreasinya di media sosial.